Pallu basa adalah makanan tradisional dari Suku Makassar di Sulawesi Selatan. Dalam Bahasa Makassar, pallu basa terdiri dari dua kata yaitu “pallu” yang berarti masak dan “basa” yang berarti basah atau berkuah. Pallu basa dibuat dari jeroan sapi atau kerbau. Bumbunya memakai cabai merah, ketumbar, cengkeh, pala, lengkuas, bawang merah, santan, air asam, sereh, kayu manis, gula, dan garam. Hidangan ini juga diberi parutan kelapa sangrai atau alas berupa kuning telur ayam kampung.

Proses memasak Pallu Basa mirip dengan Coto Makassar, yaitu direbus lama. Setelah matang, jeroan dan daging diiris lalu disajikan dalam mangkuk.[butuh rujukan] Perbedaan Pallu Basa dan Coto Makassar ada pada bumbunya yang dibuat khusus, termasuk tambahan kelapa sangrai. Selain itu, Coto Makassar dimakan dengan ketupat, sedangkan Pallu Basa dimakan dengan nasi putih.

Sejarah dan Asal Usul Pallu basa

Dulu, makanan berkuah dengan kelapa sangrai ini hanya untuk pekerja seperti kuli bangunan dan tukang becak. Pallubasa saat itu adalah makanan termurah yang bisa dibeli pekerja. Harganya murah karena isi daging dan jeroannya adalah bagian sapi yang tidak dipakai pemilik sapi dan diberikan ke pemotong sapi sebagai upah. Bagian ini lalu diolah menjadi Pallubasa.

Resep dan Cara Membuat Pallu basa

Bahan-Bahan Utama

  • Daging sapi atau jeroan: 500 gram (rebus hingga empuk, lalu potong dadu)
  • Kelapa parut: 50 gram (disangrai hingga kecoklatan, lalu dihaluskan/ditumbuk sampai berminyak)
  • Air kaldu sapi: 1,5 liter (dari air rebusan daging)
  • Bumbu halus: 8 siung bawang merah, 5 siung bawang putih, 3 buah cabai merah, 2 cm jahe, 2 cm lengkuas, 1 sendok teh ketumbar, 1/2 sendok teh jintan, 1/4 butir pala, dan 1 batang serai (geprek).
  • Rempah tambahan: 1 batang kayu manis, 3 buah cengkeh, 2 sendok makan air asam jawa, gula merah secukupnya, serta garam dan kaldu bubuk.
  • Pelengkap: Kuning telur ayam kampung mentah, irisan daun bawang, bawang goreng, dan jeruk nipis.

Cara Membuat

  1. Rebus Daging: Rebus daging sapi hingga empuk. Angkat daging, potong dadu, dan sisihkan air rebusannya sebanyak 1,5 liter sebagai air kaldu.
  2. Sangrai Kelapa: Sangrai kelapa parut sampai matang dan berwarna cokelat, lalu tumbuk atau haluskan hingga mengeluarkan minyak.
  3. Tumis Bumbu: Tumis bumbu halus bersama serai geprek, kayu manis, dan cengkeh sampai harum dan matang.
  4. Masak Kuah: Masukkan air kaldu rebusan daging ke dalam tumisan bumbu. Tambahkan air asam jawa, gula merah, garam, dan sebagian kelapa sangrai halus. Masak hingga mendidih.
  5. Masukkan Daging: Masukkan potongan daging sapi ke dalam kuah bumbu. Masak dengan api kecil sebentar agar bumbu meresap sempurna.
  6. Penyajian: Letakkan nasi hangat dan potongan daging di mangkuk, siram dengan kuah panas. Beri tambahan sisa kelapa sangrai, irisan daun bawang, bawang goreng, dan letakkan kuning telur mentah di atasnya (kuah panas akan mematangkan telur secara perlahan).