Bagi wisatawan yang datang ke Kepulauan Anambas, mencoba luti gendang adalah pengalaman makan yang wajib. Makanan khas daerah ini berupa roti goreng isi abon ikan, biasanya ikan tongkol atau tuna, yang dimasak dengan bumbu khas rempah-rempah Indonesia. Aromanya gurih, rasanya kaya, dan cocok dinikmati bersama kopi atau teh hangat di pagi hari.
Luti gendang banyak dijual di kedai kopi di wilayah Kepulauan Riau seperti Batam, Tanjungpinang, dan Karimun. Meski kini lebih dikenal sebagai makanan khas Batam, hidangan ini sejatinya berasal dari Anambas.
Sejarah dan Asal Usul Luti Gendang
Luti Gendang adalah makanan khas Tarempa, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau. Luti Gendang sangat populer di Kota Batam karena rasanya unik dan berbeda dari roti biasa. Bentuknya panjang lonjong dengan kulit renyah dan bagian dalam yang lembut. Biasanya, Luti Gendang diisi dengan berbagai macam abon, terutama abon ikan tongkol yang dicampur dengan bumbu dan rempah khas Melayu Pulau Tarempa.
Kata “luti” berasal dari cara orang Tionghoa setempat menyebut roti jadi “luti”. Sedangkan “gendang” dipakai karena bentuknya lonjong seperti alat musik tabuh gendang.
Resep dan Cara Membuat Luti Gendang
Bahan-Bahan Isian (Abon Ikan)
- 500 gram ikan tongkol (dikukus dan disuwir halus)
- 8 buah cabai merah dan 5 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih, jahe, dan sedikit gula merah
- Serai, lengkuas, daun salam, daun jeruk, garam, dan gula secukupnya
Bahan-Bahan Adonan Roti
- 250 gram tepung terigu
- 40 gram gula pasir
- 1 sendok teh ragi instan
- 1 butir telur
- 90–120 ml santan cair (atau susu cair)
- 30 gram margarin dan sedikit garam
Cara Membuat
- Membuat Isian: Tumis bumbu halus bersama serai, lengkuas, dan daun-daunan hingga harum. Masukkan suwiran ikan tongkol, garam, gula merah, lalu masak dengan api kecil hingga airnya kering dan asat.
- Membuat Adonan: Campur tepung terigu, gula, dan ragi. Masukkan telur dan tuang santan sedikit-sedikit sambil diuleni.
- Menguleni & Mengistirahatkan: Tambahkan margarin dan garam, uleni sampai kalis. Tutup adonan dan diamkan selama 1 jam hingga mengembang.
- Membentuk Roti: Kempiskan adonan, bagi menjadi beberapa bagian kecil (sekitar 20–30 gram). Pipihkan, beri isi abon ikan di tengahnya, lalu bentuk lonjong dan rapatkan ujungnya.
- Menggoreng: Istirahatkan sebentar selama 15 menit, lalu goreng dengan minyak panas menggunakan api kecil cenderung sedang sampai kuning keemasan.
Leave A Comment