Wedang ronde adalah minuman khas Jawa Tengah yang rasanya agak pedas karena pakai jahe, dengan isi bola-bola kecil. Minuman ini dibuat dari kuah jahe dan bola-bola ronde. Wedang ronde asalnya dari tradisi Tionghoa yang masuk ke Indonesia. Minuman ini paling enak diminum selagi hangat saat cuaca dingin atau malam hari. Di Indonesia, wedang ronde terkenal di Tangerang, Salatiga, dan Yogyakarta. Minuman ini bisa bikin badan hangat, segar, dan sehat.

Wedang ronde adalah minuman herbal tradisional asal Indonesia yang disajikan hangat. Minuman ini berisi bola-bola kenyal dari tepung beras dan kacang, yang disiram dengan air jahe panas.

Sejarah dan Asal Usul Wedang Ronde

Wedang ronde adalah minuman hangat hasil gabungan budaya Tionghoa dan Nusantara. Ronde dibuat dari tepung ketan dan air yang dibentuk bola-bola, lalu direbus sampai mengapung. Minuman ini disajikan dengan kuah jahe hangat dan gula. Biasanya ronde diisi dengan cincangan kacang tanah, kacang hitam, atau wijen. Ada juga ronde yang tidak ada isiannya.

Wedang ronde adalah gabungan bola ketan dan kuah jahe manis khas Nusantara. Bola ketan ini mirip dengan tangyuan dari Tiongkok yang terbuat dari tepung ketan dan air, bisa pakai isi atau polos.

Dulu, Kaisar Yuan Shikai yang memerintah pada 1912-1916 tidak suka nama yuanxiao karena mirip dengan kata “singkirkan Yuan”. Ia lalu mengganti namanya jadi tangyuan. Artinya adalah bola-bola dalam kuah sup.

Resep dan Cara Membuat Wedang Ronde

Bahan-Bahan Wedang Ronde

1. Bahan Bola Ronde (Kulit)

  • 100 gram tepung ketan putih
  • 1-2 sendok makan tepung tapioka
  • Sejumput garam
  • 80-90 ml air hangat kuku (tuang sedikit demi sedikit)
  • Pewarna makanan (merah, hijau, atau putih alami)

2. Isian Kacang

  • 40-50 gram kacang tanah sangrai (kupas kulitnya, lalu tumbuk atau haluskan kasar)
  • 1 sendok teh gula pasir atau gula merah halus
  • Sejumput garam
  • 1-2 sendok makan air matang (agar adonan isian bisa dipulung)

3. Bahan Kuah Jahe

  • 2 ruas jahe segar (±5 cm), dibakar lalu memarkan
  • 800 ml – 1 liter air
  • 50-70 gram gula merah (sisir halus)
  • 1-2 sendok makan gula pasir (sesuai selera)
  • 1 lembar daun pandan (ikat simpul)
  • 1 batang serai (memarkan)
  • Sejumput garam

Cara Membuat Wedang Ronde

1. Membuat Isian Kacang

  1. Campurkan kacang tanah sangrai yang sudah dihaluskan dengan gula pasir dan garam.
  2. Tambahkan sedikit air matang, aduk rata hingga adonan bisa dibentuk.
  3. Bentuk adonan isian menjadi bulatan kecil seukuran berat 5 gram, lalu sisihkan.

2. Bola Ronde

  1. Campurkan tepung ketan, tepung tapioka, dan garam di dalam wadah.
  2. Tuangkan air hangat secara perlahan sambil diuleni hingga adonan kalis dan tidak lengket di tangan.
  3. Bagi adonan menjadi beberapa bagian, lalu beri tetesan pewarna makanan yang berbeda (merah, hijau, dan putih).
  4. Ambil sedikit adonan kulit (sekitar 7 gram), pipihkan, lalu beri isian bulatan kacang di tengahnya.
  5. Tutup rapat isian dan bulatkan kembali hingga permukaannya licin dan rapi.

3. Merebus Bola Ronde

  1. Didihkan air di dalam panci.
  2. Masukkan bola-bola ronde ke dalam air mendidih.
  3. Tunggu hingga bola-bola ronde mengapung ke permukaan, tanda matang, lalu angkat dan tiriskan.

4. Membuat Kuah Jahe

  1. Rebus air bersama jahe bakar yang sudah dimemarkan, serai, dan daun pandan hingga harum.
  2. Masukkan gula merah, gula pasir, dan garam.
  3. Masak dengan api kecil hingga mendidih dan gula larut sempurna, lalu saring kuahnya.

5. Penyajian

  1. Tata bola-bola ronde matang di dalam mangkuk saji.
  2. Siram dengan kuah jahe panas.
  3. Wedang ronde hangat siap dinikmati.