Lampung punya makanan khas unik bernama segubal atau sekubal. Makanan ini mirip lontong dan biasanya muncul saat momen khusus seperti bulan Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, atau pesta budaya. Saat momen tersebut, segubal mudah ditemukan di Lampung. Beberapa penjual menjual segubal untuk menu buka puasa umat Muslim. Pada hari raya, segubal disajikan sebagai hidangan untuk tamu yang berkunjung ke rumah.

Tahukah kamu , walau enak dan mengenyangkan, proses membuatnya tidak mudah. Seperti apa rasanya makanan khas Lampung ini? Yuk simak ulasan tentang segubal di bawah ini.

Sejarah dan Asal Usul Segubal

Makanan tradisional dari Lampung terbuat dari beras ketan dan santan. Biasanya disajikan saat hari raya dan acara adat. Makanan ini diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Lampung. Hidangan ini istimewa saat Hari Raya Idul Fitri, bulan Ramadan, dan acara besar. Makanan ini melambangkan kebersamaan, kerja sama, dan penghormatan kepada tamu.

Resep dan Cara Membuat Segubal

Cara membuat segubal khas Lampung menggunakan beras ketan, santan kental, dan garam. Beras ketan dimasak dengan santan dan garam, lalu dicetak padat, dibungkus daun pisang, dan direbus atau dikukus sampai matang.

Bahan-Bahan

  • Beras ketan putih: 1 kg (cuci bersih)
  • Santan kental: 900 ml (dari 1 butir kelapa tua besar)
  • Garam: 1 sendok makan
  • Daun pisang secukupnya (untuk membungkus dan sekat)
  • Tali (untuk mengikat)

Cara Membuat

  • Mengaron Ketan: Masak santan dan garam di wajan dengan api sedang sambil diaduk hingga mendidih dan menyusut/asat bersama beras ketan.
  • Mengukus: Pindahkan ketan yang sudah diaron ke dalam panci kukus. Kukus selama kurang lebih 30 menit hingga matang, aduk sesekali agar merata.
  • Mencetak: Angkat ketan matang, lalu cetak menggunakan cetakan bulat atau gelas plastik yang dialasi minyak/air matang agar padat.
  • Membungkus: Tata cetakan ketan berlapis-lapis di atas daun pisang, beri sekat daun di antaranya, gulung rapat, lalu ikat kencang dengan tali.
  • Pematangan Akhir: Rebus atau kukus kembali bungkusan segubal selama 1 hingga 2 jam agar padat sempurna, angkat, tiriskan, dan biarkan dingin sebelum dipotong.