Lawar adalah makanan dari Bali, Indonesia yang terbuat dari campuran sayur dan daging cincang yang dibumbui rata. Biasanya disajikan di rumah atau dijual di warung dengan nama Lawar Bali. Lawar dibuat dari daging rebus cincang, sayur, dan bumbu seperti kunyit, kemiri, bawang merah, bawang putih, dan kelapa. Kadang-kadang ditambahkan darah daging yang dicampur bumbu agar rasanya lebih enak. Lawar tidak tahan lama, jika dibiarkan di udara terbuka hanya bisa bertahan sekitar setengah hari.
Penamaannya berbeda-beda, biasanya berdasarkan jenis daging atau sayuran yang dipakai. Misalnya, jika menggunakan daging babi, disebut lawar babi. Jika memakai sayur nangka, disebut lawar nangka. Ada juga nama berdasarkan warna, seperti lawar merah untuk yang warna merah, lawar putih untuk yang warna putih, dan lawar padamare, yaitu lawar dari campuran beberapa jenis lawar. Lawar biasanya disajikan sebagai pelengkap nasi bersama lauk lainnya.
Sejarah dan Asal Usul Lawar
Tradisi membuat lawar yang disebut ngelawar sudah ada sejak ratusan tahun lalu, bersamaan dengan masuk dan berkembangnya agama Hindu di daerah tersebut. Hidangan khas ini bahkan tercatat dalam naskah lontar kuno seperti indik Maligia, yang menjelaskan lawar sebagai makanan yang punya makna sakral dan penting dalam upacara keagamaan.
Beberapa sejarawan juga mengaitkan tradisi pembuatan lawar ini dengan pengaruh perkembangan Sekte Bhairawa yang muncul pada masa silam. Hingga diyakini memberikan kontribusi besar terhadap berkembangnya budaya kuliner dan ritual di daerah tersebut.
Resep dan Cara Membuat Lawar
Lawar adalah makanan khas Bali yang terbuat dari campuran sayur, daging cincang, parutan kelapa, dan bumbu rempah yang disebut base genep. Cara membuatnya dengan merebus sayur, mencincang daging, memanggang kelapa, lalu mencampur semua bahan dengan bumbu sampai rata.
Bahan Utama
- 150 gram daging ayam rebus, suwir atau cincang halus
- 100 gram nangka muda, rebus lalu cincang
- 100 gram kacang panjang, potong kecil dan rebus sebentar
- 100 gram kelapa parut setengah tua, bakar atau sangrai hingga harum
- 2 buah jeruk limau / nipis
Bumbu Halus
- 7 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 3 buah cabai merah
- 5 buah cabai rawit (sesuai selera)
- 2 cm kencur, jahe, lengkuas, dan kunyit
- 1/2 blok terasi, bakar
- 1/2 sdt ketumbar
- Garam dan gula secukupnya
Cara Membuat
- Rebus sayur: Rebus nangka muda sampai empuk, lalu cincang halus. Rebus kacang panjang selama 5 menit agar warnanya tetap hijau segar, lalu tiriskan dan potong kecil.
- Olahan kelapa: Bakar atau sangrai kelapa parut hingga kecokelatan, lalu sisihkan.
- Tumis bumbu: Haluskan seluruh bahan bumbu, lalu tumis dengan sedikit minyak sampai matang dan harum.
- Campur bahan: Masukkan daging ayam cincang, nangka, kacang panjang, dan kelapa sangrai ke dalam wadah besar.
- Aduk rata: Tambahkan bumbu tumis dan perasan jeruk limau, lalu remas dan aduk perlahan dengan tangan bersih hingga bumbu meresap sempurna.
Leave A Comment