Ayam pop adalah masakan dari daging ayam asal Sumatera Barat. Ayam pop adalah jenis ayam goreng, tapi yang membedakan adalah warnanya tetap putih pucat setelah dimasak.

Hal ini karena sebelum digoreng, ayam pop yang sudah dibumbui direbus dulu dalam air kelapa dan bawang putih cincang. Setelah itu, ayam digoreng sebentar dalam minyak panas agar matang dan sedikit renyah. Ayam pop biasanya disajikan dengan sambal lado tomat dan sayur daun singkong rebus.

Sejarah dan Asal Usul Ayam Pop

Asal-usul ayam pop belum pasti. Namun, beberapa sumber mengatakan hidangan ini berasal dari Restoran Family Benteng Indah di Bukittinggi yang berdiri sejak 1947. Awalnya, restoran hanya menjual ayam goreng kering biasa. Suatu hari, saat pesanan banyak, pemilik restoran merebus ayam dalam santan dan bawang putih, lalu digoreng sebentar agar pelanggan tidak menunggu lama.

Hidangan ayam ini menjadi populer karena bentuknya yang berbeda dari ayam goreng biasa dan memiliki aroma khas air kelapa serta rasa yang lebih gurih. Hidangan ini disukai oleh warga keturunan Tionghoa di Bukittinggi karena warnanya yang putih pucat mirip dengan ayam Hainan, ayam rebus khas Tionghoa. Nama ayam pop berasal dari kebiasaan restoran yang sering mengadakan pertunjukan musik pop, sehingga nama ayam pop dipakai hingga sekarang.

Ada sumber yang menyebutkan ayam pop mulai terkenal pada tahun 1936. Restoran populer di Sumatera Barat, Simpang Raya, pertama kali menggunakan nama ayam pop untuk hidangan ayam goreng mereka. Beberapa cabang Simpang Raya, sebagian besar di luar Sumatera Barat, menambahkan slogan “Istana Ayam Pop” dan menjadikan hidangan ini sebagai menu utama di restoran mereka.

Resep dan Cara Membuat Ayam Pop

Ayam pop khas Padang memiliki daging ayam yang putih dan lembut, rasanya gurih dan meresap. Disajikan dengan sambal merah dan kuah kaldu. Bahan utama: 1 ekor ayam tanpa kulit, 500 ml air kelapa, 3 siung bawang putih, jahe, serai, daun jeruk, dan daun salam.

Bahan-Bahan Utama

  • 1 ekor ayam (sebaiknya ayam kampung atau pejantan), buang kulitnya jika suka
  • 500 ml air kelapa
  • 300 ml air biasa
  • 50 ml santan instan
  • 5 siung bawang putih (haluskan)
  • 2 ruas jahe (geprek)
  • 1 batang serai (geprek)
  • 3 lembar daun salam
  • 4 lembar daun jeruk
  • Garam, merica, dan kaldu bubuk secukupnya

Bahan Sambal Ayam Pop

  • 5 buah cabai merah besar / keriting
  • 3 buah cabai rawit (sesuai selera)
  • 5 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 buah tomat merah
  • 150-200 ml sisa air rebusan ayam
  • 1 sendok makan santan
  • Garam dan gula secukupnya

Cara Membuat Ayam Pop

  1. Lumuri Ayam: Bersihkan ayam, lalu lumuri dengan air jeruk nipis, garam, dan bawang putih halus. Diamkan selama 15-30 menit.
  2. Rebus/Ungkep: Masukkan ayam ke dalam panci bersama air kelapa, air biasa, santan, bumbu halus, jahe, serai, daun salam, daun jeruk, garam, dan kaldu.
  3. Matangkan: Masak dengan api sedang-kecil dalam keadaan panci tertutup selama 30 menit atau sampai ayam empuk dan matang, lalu tiriskan.
  4. Goreng Sebentar: Panaskan minyak (gunakan minyak kelapa jika ada) dengan api sedang. Masukkan ayam rebus selama 5-10 detik saja sekadar mengeringkan permukaannya, jangan sampai berwarna kecoklatan.
  5. Buat Sambal: Rebus atau tumis cabai, bawang merah, bawang putih, dan tomat hingga lunak. Haluskan, lalu masak kembali dengan sedikit air sisa rebusan ayam dan santan hingga kental.
  6. Sajikan: Hidangkan ayam pop hangat bersama sambal merah dan rebusan daun singkong.