Pempek kapal selam merupakan salah satu varian pempek paling populer dan khas dari Palembang, Sumatera Selatan. Hidangan ini terbuat dari campuran tepung tapioka, ikan (biasanya ikan tenggiri), air, serta bumbu seperti garam dan penyedap rasa. Keunikan pempek kapal selam terletak pada isian telur ayam utuh yang dibungkus dengan adonan pempek, kemudian direbus hingga matang dan digoreng sebelum disajikan.
Pempek kapal selam berbentuk seperti kantung berisi telur. Jenis pempek ini harganya cukup mahal karena ukurannya besar dan proses pembuatannya butuh ketelitian. Namanya “kapal selam” karena adonan pempek yang terbuat dari daging ikan giling, tepung kanji atau sagu, dan bumbu lainnya direbus. Saat dimasukkan ke air panas, pempek ini tenggelam, lalu setelah matang, naik dan mengapung di permukaan.
Sejarah Dan Asal Usul Pempek Kapal Selam
Sejarah pempek kapal selam berasal dari masyarakat Sumatera yang sering menyebutnya ‘pempek telok besak’, artinya pempek dengan telur besar. Ini karena pempek ini berisi telur sehingga bentuknya lebih besar dibanding pempek lain seperti pempek lenjer atau pempek keriting.
Bahan adonan pempek ini sama dengan pempek lain, yaitu tepung tapioka dan ikan giling. Kenapa disebut pempek kapal selam? Jawabannya dari cara memasaknya. Setelah adonan dibentuk dan diberi isi telur, pempek direbus sampai matang.
Resep Pempek Kapal Selam (±7-8 buah ukuran besar)
Bahan Adonan:
- 500 gr daging ikan tenggiri giling segar
- 300-350 ml air es (masukkan bertahap)
- 400-500 gr tepung sagu tani/tapioka
- 2 sdm garam (atau sesuai selera)
- 1 sdt kaldu jamur/MSG
- 1 sdt gula pasir
- Tepung sagu tambahan untuk taburan tangan
Bahan Isian:
- 6-8 butir telur ayam (mentah), pecahkan di mangkuk kecil
Cara Membuat
- Membuat Adonan Ikan: Campurkan daging ikan giling, garam, gula, kaldu jamur, dan air es. Aduk rata hingga adonan kental, licin, dan tidak bergerindil.
- Menambahkan Sagu: Masukkan tepung sagu secara bertahap ke dalam adonan ikan. Aduk rata dengan tangan atau spatula. Tips: Jangan diuleni terlalu lama agar pempek tidak alot. Adonan memang lengket.
- Membentuk Kapal Selam: Lumuri tangan dengan tepung sagu, ambil adonan sekitar 100-150 gram, bulatkan. Buat lubang di tengahnya dengan jempol hingga membentuk kantung/mangkuk.
- Mengisi Telur: Tuang telur mentah ke dalam lubang adonan hingga 3/4 penuh. Tutup ujung adonan dengan cara mencubit hingga rapat agar telur tidak bocor saat direbus.
- Merebus: Segera masukkan pempek ke dalam panci berisi air mendidih yang sudah diberi 1 sdm minyak goreng. Rebus hingga mengapung (tanda matang) selama kurang lebih 15-20 menit.
- Penyelesaian: Angkat dan tiriskan. Pempek siap digoreng sebelum disajikan dengan kuah cuko, timun, dan ebi.
Tips Anti Gagal
- Gunakan Ikan Segar: Ikan tenggiri yang segar menjamin tekstur kenyal dan rasa gurih.
- Adonan Lengket: Lumuri tangan dengan tepung sagu (bukan minyak) saat membentuk agar tidak lengket.
- Telur Beku: Jika takut bocor, gunakan telur yang sudah dibekukan di freezer selama 24 jam sebelum dimasukkan ke dalam adonan.
- Merebus: Pastikan air benar-benar mendidih sebelum pempek masuk.
Leave A Comment