Ayam Betutu Kuah Santan menawarkan 1 porsi kelezatan rempah tradisional yang sangat menggugah selera. Selanjutnya, koki memasak hidangan ayam utuh ini sangat lama agar daging menjadi lunak. Oleh karena itu bumbu base genep meresap sempurna ke dalam serat daging untuk menciptakan rasa autentik. Sebagai pelengkap sajian istimewa ini biasanya hadir bersama sayur plecing segar dan pedas.

Selain itu perpaduan kuah bersantan gurih menghasilkan aroma wangi yang mengundang selera makan. Kemudian, tambahan sambal matah memberikan sensasi pedas mantap pada setiap gigitan daging ayam. Akhirnya para pecinta kuliner nusantara wajib mencoba 1 menu masakan khas Bali ini.

Sejarah Singkat Ayam Betutu Kuah Santan

Menariknya, variasi kuliner Ayam Betutu Kuah Santan berakar kuat dari sebuah tradisi sakral sejak abad 15. Selanjutnya masyarakat era Majapahit mengolah daging betutu menggunakan racikan bumbu base genep saat membakarnya dalam tanah. Seiring berjalannya waktu para penduduk mulai mengembangkan metode memasak ini untuk menciptakan cita rasa sangat lezat.

Kemudian tokoh bernama Ni Wayan Tempeh berhasil mempopulerkan hidangan khas ini di wilayah Gianyar pada 1976. Setelah itu, koki lokal mulai menambahkan kuah santan demi meningkatkan rasa gurih pada olahan daging tersebut. Akhirnya inovasi masak kuah bersantan ini sukses memperkaya tekstur rempah yang menyerap kuat ke dalam ayam.

Bahan-bahan

  • 1 ekor ayam (kampung/pejantan/negeri)
  • 1 sdm air jeruk nipis + 1 sdt garam (untuk marinasi)
  • 300-500 ml santan (dari 1/2 butir kelapa atau santan instan)
  • Daun singkong rebus (opsional, untuk isian)
  • 2 batang serai, memarkan
  • 4 lembar daun jeruk & 3 lembar daun salam
  • Gula merah, garam, dan kaldu bubuk secukupnya

Bumbu Halus (Chopper/Ulek):

  • 10-15 bawang merah & 5-10 bawang putih
  • 5-10 butir kemiri sangrai
  • 5-10 cabe merah keriting & cabe rawit (sesuai selera)
  • 2 ruas kunyit & 2 ruas jahe (bakar dulu lebih baik)
  • 1 ruas kencur & 1 ruas lengkuas
  • 1 sdt terasi bakar
  • 1 sdm ketumbar sangrai & 1 sdt merica

Cara Membuat

  1. Persiapan: Bersihkan ayam, lumuri dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan 15 menit, lalu cuci bersih kembali. Jika memakai daun singkong, isi ke dalam perut ayam.
  2. Tumis Bumbu: Tumis bumbu halus, serai, daun salam, dan daun jeruk hingga harum dan matang (minyaknya keluar).
  3. Ungkep Ayam: Masukkan ayam ke tumisan bumbu, aduk hingga berubah warna. Tambahkan air secukupnya dan gula merah. Ungkep hingga ayam mulai empuk.
  4. Tambahkan Santan: Tuang santan, kecilkan api. Masak sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah. Masak hingga kuah menyusut dan bumbu meresap.
  5. Penyelesaian: Tambahkan garam dan kaldu bubuk, koreksi rasa. Angkat dan sajikan.