Gulai Tambusu merupakan hidangan legendaris asal Sumatera Barat yang menawarkan kelezatan kuah santan kental serta bumbu melimpah. Selain itu, masakan ini menggunakan usus sapi berkualitas sebagai pembungkus utama untuk menampung adonan isian yang gurih. Kuliner unik tersebut menyajikan perpaduan tekstur kenyal serta lembut yang sangat memanjakan lidah bagi setiap penikmatnya. Sementara itu, aroma rempah yang kuat langsung tercium harum ketika sajian ini dihidangkan hangat di atas meja.
Selanjutnya, isian bagian dalam usus terdiri atas campuran telur serta tahu yang sudah halus dengan bumbu rahasia. Kemudian, juru masak memasukkan adonan tersebut secara perlahan agar bentuk usus tetap terjaga utuh selama proses perebusan. Terakhir, perpaduan bahan alami ini menciptakan cita rasa otentik yang selalu berhasil membuat banyak orang merasa ketagihan.
Sejarah dan Asal Usul Gulai Tambusu Khas Agam
Awalnya, hidangan lezat ini merupakan masakan rumahan yang sangat populer bagi keluarga di wilayah Kabupaten Agam serta Bukittinggi. Selain itu, masyarakat setempat menggunakan bahan usus sapi yang kemudian mereka isi dengan adonan telur serta tahu yang lembut. Selanjutnya, tradisi memasak secara turun temurun ini menjaga keaslian rasa rempah pedas gurih yang sangat kuat dan juga autentik.
Secara bahasa, istilah unik tersebut berasal dari kata tambu yang memiliki arti proses pengisian adonan ke dalam usus. Sementara itu, koki lokal harus memastikan isian tersebut tidak pecah saat proses perebusan yang memakan waktu cukup lama. Hasilnya, sajian ikonik ini menjadi primadona kuliner Sumatera Barat yang selalu dicari oleh para wisatawan saat berkunjung ke sana.
Berikut adalah resep dan cara membuat Gulai Tambusu yang gurih:
Bahan Utama
- 500 gr usus sapi (tambusu), bersihkan & cuci dengan air jeruk nipis
- 4-5 butir telur ayam/bebek
- 100-200 gr tahu putih, hancurkan (opsional, agar lebih padat)
- 2 batang daun bawang, iris halus
- 1 sdt garam & 1 sdt kaldu bubuk
- Benang kasur/lidi untuk mengikat usus
Bumbu Halus (Untuk Isian & Kuah)
- 10-15 buah cabe merah keriting
- 8-10 siung bawang merah
- 4-5 siung bawang putih
- 1 ruas kunyit
- 1 ruas jahe
- 1 sdt ketumbar bubuk (sangrai)
- 4 butir kemiri (sangrai)
Bumbu Cemplung (Kuah)
- 500 ml santan kental
- 1 lembar daun kunyit, ikat simpul
- 3-4 lembar daun jeruk & daun salam
- 2 batang serai, geprek
- 1 ruas lengkuas, geprek
- 2-3 buah asam kandis
Cara Membuat
- Membersihkan Usus: Cuci usus sapi berkali-kali hingga airnya bening. Pastikan bagian dalam usus bersih. Balik usus jika perlu, lalu cuci dengan air jeruk nipis/cuka untuk menghilangkan bau amis.
- Membuat Isian: Campurkan telur, tahu hancur, bumbu halus (sedikit), daun bawang, garam, dan kaldu bubuk. Aduk rata.
- Mengisi Usus: Ikat salah satu ujung usus dengan benang/lidi. Masukkan campuran telur menggunakan piping bag (plastik segitiga) hingga terisi. Jangan terlalu penuh karena telur akan mengembang saat direbus. Ikat ujung satunya dengan rapat.
- Merebus: Rebus usus dalam air mendidih (tambahkan salam/serai) selama 30-45 menit hingga usus kaku dan matang. Tiriskan dan lepaskan ikatannya.
- Memasak Gulai: Tumis bumbu halus dengan serai, daun jeruk, daun kunyit, dan lengkuas hingga harum.
- Membuat Kuah: Masukkan santan dan aduk terus hingga mendidih agar tidak pecah. Masukkan usus yang sudah direbus, asam kandis, garam, dan kaldu bubuk.
- Penyelesaian: Masak dengan api kecil sambil diaduk hingga kuah mengental dan berminyak.
- Penyajian: Potong-potong usus sebelum disajikan.
Jika Anda ingin hasil maksimal, pastikan untuk menggunakan usus yang segar dan jangan takut untuk mengoreksi rasa kuahnya sebelum disajikan. Selamat mencoba!
Leave A Comment