Kacang pukul adalah makanan khas provinsi Riau, yang tepatnya berasal dari daerah Bagan Si Api-Api. Makanan ini adalah makanan ringan dan biasa menjadi buah tangan bagi orang-orang yang berkunjung ke Riau. Bahan dasar kacang pukul adalah kacang tanah, yang dicampur dengan gula dan dibuat dengan cara dipukul-pukul, serta digiling hingga bahan-bahan menyatu, lalu dicetak sesuai dengan bentuk kemasan.
Dalam penyajiannya, kacang pukul biasanya disajikan dalam porsi yang cukup kecil, biasanya hanya untuk satu atau dua kali gigitan saja. Rasa yang muncul dari cemilan ini sangat khas, yaitu perpaduan manis gula yang lezat dan asin gurih dari kacang yang digunakan. Jika Anda berkunjung ke Riau, jangan lupa beli dan coba sebagai oleh-oleh atau camilan khas yang lezat.
Sejarah Dan Asal Usul Kacang Pukul
Kacang Pukul adalah camilan khas Bagansiapiapi, Riau, yang telah dibuat oleh masyarakat keturunan Tionghoa sejak sekitar tahun 1958. Camilan ini terbuat dari kacang tanah dan gula, pertama kali diproduksi oleh Cua Kim Cui. Tekstur renyah dan rasa gurihnya diperoleh melalui proses penumbukan bahan hingga halus.
Sesuai namanya, kacang tanah yang disangrai ditumbuk atau “dipukul” bersama gula hingga halus dan berminyak, lalu dipadatkan. Produksi ini diwariskan secara turun-temurun oleh keluarga keturunan Tionghoa di Bagansiapiapi.
Bahan-bahan:
- 400 gr Kacang tanah kupas (sangrai hingga matang/kecoklatan)
- 300 gr Gula pasir
- 1-2 sdm Margarin
Langkah-langkah Pembuatan:
- Persiapan Kacang: Sangrai kacang tanah kupas hingga matang, kecoklatan, dan wangi. Setelah dingin, tumbuk kasar atau chopper sebentar (jangan terlalu halus agar masih ada tekstur).
- Membuat Karamel: Lelehkan gula pasir di wajan dengan api paling kecil hingga mencair sepenuhnya. Tambahkan margarin, aduk rata dengan karamel.
- Pencampuran: Masukkan kacang tanah sangrai yang sudah dicincang ke dalam karamel. Aduk cepat hingga tercampur rata dan adonan menggumpal.
- Pencetakan: Segera tuang adonan panas ke atas loyang datar atau alas silikon. Pipihkan menggunakan rolling pin hingga ketebalan yang diinginkan.
- Pemotongan: Potong-potong kacang pukul saat masih panas. Jika sudah dingin, adonan akan mengeras dan susah dipotong.
- Penyelesaian: Biarkan hingga benar-benar dingin dan mengeras, lalu lepaskan potongan dan simpan dalam toples kedap udara.
Leave A Comment