Panada adalah kue khas Manado yang populer selain klappertaart. Ada yang bilang kue ini dipengaruhi oleh kuliner Belanda atau Portugis karena bentuknya mirip pastel. Tapi, banyak yang percaya kue ini berasal dari pengaruh Spanyol karena mirip empanada. Panada seperti roti goreng atau donat, tapi dibuat dengan santan menggantikan air. Isinya adalah ikan cakalang yang dimasak dengan bumbu pampis. Bumbu pampis dibuat dari ikan cakalang yang dimasak dengan bawang merah, daun jeruk, kemangi, cabe merah, dan daun bawang, lalu ikannya disuwir kecil-kecil. Panada dibuat dari adonan dan isian, kemudian digoreng dalam minyak hangat.
Sejarah dan Asal Usul Panada
Kue Panada memiliki akar yang kuat dalam tradisi kuliner masyarakat Minahasa di Sulawesi Utara. Pengaruh dari budaya kolonial, khususnya Portugis, turut berperan dalam perkembangan kue ini.
Orang Portugis yang datang ke Indonesia membawa berbagai pengaruh budaya, termasuk dalam hal kuliner. Panada diadaptasi dari “empanada”, makanan khas Spanyol dan Portugis yang juga berupa roti atau kue dengan isian.
Resep dan Cara Membuat Panada
Detail Resep Panada Ikan Tongkol Kemangi
Informasi Resep
- Waktu Persiapan: 45 menit
- Waktu Istirahat (Proofing): 40 menit
- Waktu Memasak: 20 menit
- Porsi: ± 20 buah
- Tingkat Kesulitan: Sedang
Bahan-Bahan
Bahan Adonan Kulit:
- 500 gram tepung terigu protein sedang
- 1,5 sendok teh (5 gram) ragi instan
- 75 gram gula pasir
- 2 butir kuning telur
- 60 gram margarin
- 2 sendok makan santan instan kental
- 2 sendok makan susu bubuk (opsional, untuk rasa lebih gurih)
- ½ sendok teh garam
- ± 200 ml air suhu ruang
Isian Ikan:
- 300 gram daging ikan tongkol (kukus/rebus, lalu suwir halus)
- 1 ikat daun kemangi (petik daunnya)
- 2 lembar daun jeruk
- 1 batang serai (memarkan)
- Garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya
- Minyak untuk menumis & menggoreng
Bumbu Halus untuk Isian:
- 6 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 5 buah cabai merah keriting
- 5 buah cabai rawit merah (sesuai selera pedas)
Langkah-Langkah Pembuatan
1. Membuat Isian Ikan
- Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus bersama daun jeruk dan serai hingga matang dan harum.
- Masukkan suwiran ikan tongkol, lalu beri garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya.
- Masak dengan api sedang sambil diaduk hingga bumbu meresap dan tekstur ikan menjadi kering (tidak berair).
- Sesaat sebelum diangkat, masukkan daun kemangi, aduk rata hingga layu, lalu matikan api. Sisihkan dan biarkan hingga benar-benar dingin.
2. Membuat Adonan Kulit
- Campurkan tepung terigu, ragi instan, gula pasir, dan susu bubuk di dalam wadah besar, lalu aduk rata.
- Masukkan kuning telur dan santan kental. Tuangkan air secara bertahap sambil diuleni dengan tangan atau mixer hingga setengah kalis.
- Tambahkan margarin dan garam. Uleni kembali adonan hingga kalis, halus, dan tidak lengket.
- Bulatkan adonan, tutup wadah dengan kain bersih atau plastik, lalu diamkan (proofing) selama 30–45 menit sampai mengembang dua kali lipat.
3. Membentuk dan Mengisi Panada
- Kempiskan adonan yang sudah mengembang untuk membuang udara di dalamnya.
- Bagi dan timbang adonan menjadi bagian-bagian kecil (sekitar 40-42 gram per bagian), lalu bulatkan masing-masing. Istirahatkan selama 10 menit.
- Ambil satu bulatan adonan, pipihkan menggunakan rolling pin atau tangan dengan bagian tengah dibiarkan sedikit lebih tebal.
- Beri 1 sendok makan isian ikan di tengahnya. Lipat adonan menjadi setengah lingkaran, lalu rekatkan pinggirannya dengan kuat agar tidak bocor.
- Pilin (plintir) bagian pinggirnya dari ujung ke ujung seperti bentuk kue pastel. Lakukan hingga semua adonan habis.
- Diamkan kembali panada yang sudah dibentuk selama 10–15 menit sebelum digoreng.
4. Proses Menggoreng
- Panaskan minyak yang cukup banyak di wajan dengan api kecil cenderung sedang.
- Masukkan panada dan goreng hingga berwarna kuning kecokelatan secara merata. Jangan terlalu sering dibalik agar tidak menyerap banyak minyak.
- Angkat, tiriskan, dan Panada hangat siap disajikan!
Leave A Comment