Se’i Sapi adalah makanan khas Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya dari Kupang. Daging sapi diiris tipis dan panjang, lalu diasap dengan kayu kosambi. Cara ini membuat daging empuk, beraroma asap khas, dan rasanya gurih. Biasanya disajikan dengan sambal lu’at dan tumis daun pepaya.
Daging diasapi di atas bara api, biasanya ditutupi daun kosambi untuk memberi aroma harum dan warna merah muda khas. Sekarang, se’i sapi populer di seluruh Indonesia dan sering disajikan dengan sambal seperti sambal matah, sambal rica, atau sambal ijo.
Sejara Asal Usul Se’i Sapi
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, se’i adalah salah satu olahan daging tradisional khas Indonesia. Se’i berasal dari daerah timur Indonesia, tepatnya daerah NTT (Nusa Tenggara Timur). Nama se’i ini diambil dari bahasa rote yang artinya adalah daging yang diiris tipis-tipis memanjang. Awalnya masyarakat setempat menggunakan jenis daging rusa.
Tapi berhubung banyak yang memburu rusa dan keberadaannya semakin langka, maka rusa menjadi hewan yang dilindungi. Akhirnya masyarakat memutuskan untuk mengganti daging rusa dengan daging sapi atau babi. Meski begitu, saat ini juga ada se’i yang menggunakan jenis daging putih seperti daging ayam atau ikan.
Berikut adalah resep lengkap se’i sapi rumahan:
1. Bahan-Bahan
- Daging: 500-600 gram daging sapi (has dalam), iris memanjang searah serat.
- Bumbu Marinasi: 1 sdt garam, 1 sdt lada bubuk, 2-3 sdm kecap inggris, 1 sdt air jeruk lemon.
- Bahan Asap (Metode Teflon): 2 sdm beras, 1 sdm gula palem/pasir, 3-5 lembar daun pandan, 1 batang sereh (geprek), daun salam.
- Tambahan: Aluminium foil.
2. Cara Membuat Se’i Sapi
- Marinasi Daging: Cuci bersih daging, keringkan dengan tisu dapur. Lumuri daging dengan bahan marinasi hingga rata. Diamkan di kulkas minimal 30 menit hingga 2 jam agar bumbu meresap.
- Persiapan Asap: Alasi wajan tebal/wok dengan aluminium foil. Masukkan bahan-bahan asap (beras, gula, pandan, serai, salam) ke atas foil. Letakkan rak kukusan di atas bumbu tersebut.
- Proses Pengasapan: Panaskan wajan hingga beras mengeluarkan asap wangi. Letakkan daging sapi di atas rak kukusan, tutup rapat wajan.
- Memasak: Asap daging dengan api kecil selama 1-1,5 jam. Balik daging setiap 20-30 menit agar matang rata.
- Penyelesaian: Setelah matang, angkat dan iris tipis-tipis. Se’i sapi siap disajikan atau ditumis dengan sambal.
3. Cara Penyajian (Tumis Sambal)
Se’i sapi paling enak ditumis dengan sambal lu’at khas NTT atau sambal matah.
- Tumis Sederhana: Tumis bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan daun jeruk. Masukkan irisan daging se’i, tambahkan sedikit kaldu jamur. Aduk cepat, angkat.
Tips Sukses:
- Gunakan daging has dalam agar empuk.
- Pastikan daging benar-benar kering sebelum dimarinasi agar bumbu meresap.
- Tutup wajan harus rapat agar proses pengasapan maksimal.
Leave A Comment