Bolu Kemojo, yang sering disebut bolu Kojo, adalah makanan khas dari daerah Melayu di Riau. Nama Kojo diambil dari kata Kemboja karena bentuk kue ini mirip bunga kemboja yang cantik. Bolu ini terkenal bukan hanya karena rasanya yang enak, tapi juga karena bentuknya yang unik, seperti kelopak bunga kemboja yang mekar.
Kue ini sering disajikan pada acara seperti pesta pernikahan, kumpul keluarga, buka puasa bersama, atau perayaan besar seperti Lebaran. Kue ini biasanya berwarna hijau kecokelatan yang menarik dan enak.
Sejarah dan Asal Usul Bolu Kemojo
Bolu Kemojo berasal dari Pekanbaru, Riau. Dulu, Bolu Kemojo biasanya dinikmati saat acara besar seperti upacara adat, pernikahan, dan hari raya Lebaran. Berbeda dengan bolu biasa, Bolu Kemojo memiliki tekstur yang padat. Bolu ini dibuat dari tepung terigu, gula pasir, dan telur. Bolu Kemojo tradisional dikukus dan berwarna hijau khas karena daun suji dan daun pandan.
Seiring waktu, Bolu Kemojo kini tersedia di pasar tradisional dengan berbagai rasa seperti coklat, durian, dan lainnya. Bolu Kemojo juga sering dijadikan oleh-oleh khas dari Riau.
Resep Bolu Kemojo Khas Riau (Loyang 18-20 cm)
- Bahan Utama:
- 250 gr tepung terigu protein sedang (ayak)
- 150-200 gr gula pasir (sesuai selera)
- 3-6 butir telur ayam (ukuran sedang)
- 400-600 ml santan kental (masak sebentar, dinginkan)
- 100-150 gr margarin (cairkan)
- 50-100 ml air pandan suji (blender 10-15 lembar daun pandan + 5 lembar suji dengan air, saring)
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt vanili bubuk (opsional)
Cara Membuat Bolu Kemojo:
- Persiapan: Panaskan oven pada suhu 160-170°C. Olesi loyang cetakan bunga (kemojo) dengan margarin dan alasi dengan kertas roti (opsional, cetakan anti lengket tidak perlu).
- Kocok Telur: Kocok telur, gula pasir, dan garam dengan kecepatan rendah hingga gula larut dan rata (tidak perlu sampai mengembang kaku).
- Campur Bahan Cair: Masukkan air pandan suji dan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dengan mixer kecepatan rendah atau whisk.
- Campur Bahan Kering: Masukkan tepung terigu yang sudah diayak secara bertahap sambil diaduk rata agar tidak bergerindil.
- Tambahkan Margarin: Masukkan margarin cair, aduk perlahan sampai rata (jangan terlalu lama/overmix).
- Saring: Saring adonan agar tekstur lebih halus.
- Panggang: Tuang adonan ke dalam cetakan. Panggang selama 60-80 menit (hingga matang) dengan api bawah.
- Penyelesaian: Setelah matang, dinginkan sejenak sebelum dilepas dari cetakan agar tidak hancur. Bolu Kemojo paling enak dinikmati setelah benar-benar dingin.
Tips Anti Gagal:
- Saring adonan sebelum dipanggang untuk hasil yang mulus.
- Jangan memanggang terlalu cepat dengan api besar, karena bolu bisa gosong di luar tapi mentah di dalam.
- Panggang hingga permukaannya kecokelatan dan kering.
Leave A Comment