Sate Padang merujuk pada tiga varian sate khas Sumatera Barat, yaitu Sate Padang, Sate Panjang, dan Sate Pariaman. Namun, di Sumatera Barat sendiri, istilah Sate Padang tidak digunakan secara eksklusif. Di sana, istilah tersebut hanya mengacu pada sate yang terbuat dari daging, lidah, dan jeroan, sementara penggunaan istilah Sate Padang lebih umum ditemui di luar wilayah Sumatera Barat.
Sate Padang menggunakan bahan utama daging sapi, lidah, serta berbagai jeroan seperti jantung, usus, dan tetelan. Semua bahan dimasak dengan bumbu kuah kacang yang kental dan pedas, berkat tambahan cabai yang melimpah, sehingga menghasilkan cita rasa khas yang menggugah selera.
Sejara Asal Usul Sate Padang
Sate Padang telah dikenal sejak masa peperangan dan dipercaya berasal dari wilayah Padang Panjang, Sumatra Barat. Belum terdapat catatan resmi yang mencatat kapan varian sate ini pertama kali muncul di Nusantara.
Sebagai pusat pendidikan Islam yang terkenal pada masanya, Kota Pariaman menjadi pintu gerbang bagi perkembangan sate Padang. Kuliner ini mulai dikenal luas berkat para peziarah dan santri yang menimba ilmu agama di daerah Pariaman.
Seiring dengan perpindahan tersebut, Hidangan ini mulai beradaptasi dalam cita rasa dan penampilan agar sesuai dengan selera lokal masyarakat setempat.
Resep Sate Padang (Untuk 10 Porsi)
Bahan Utama:
- 1 kg daging sapi (sandung lamur) dan lidah/jeroan, rebus hingga empuk
- 1 liter air kaldu (hasil rebusan daging)
- 2 lembar daun kunyit
- 4 lembar daun jeruk
- 2 batang serai, geprek
- 2 butir asam kandis
- Tusuk sate secukupnya
Bumbu Halus:
- 12 siung bawang merah
- 10 siung bawang putih
- 5 buah cabai merah keriting (sesuaikan pedas)
- 3 buah cabai hijau tanjung
- 2 sdm ketumbar bubuk/butir
- 1 sdt jintan bubuk
- 1 sdt merica bubuk
- 2 ruas kunyit, bakar
- 1 ruas jahe
- 1 ruas lengkuas
- 50 gr kacang tanah goreng (opsional, untuk kekentalan)
Bahan Pengental Kuah:
- 4 sdm tepung beras
- 2 sdm tepung terigu/maizena
- Larutkan dengan sedikit air kaldu
Cara Membuat:
- Rebus & Potong Daging: Rebus daging dan lidah hingga empuk. Potong dadu atau memanjang sesuai selera.
- Tumis Bumbu: Tumis bumbu halus bersama daun kunyit, serai, daun jeruk, dan asam kandis hingga wangi, matang, dan keluar minyaknya.
- Ungkep Daging: Masukkan potongan daging ke tumisan. Tambahkan air kaldu. Masak (ungkep) hingga bumbu meresap (
15-20 menit). Angkat daging dan sisihkan.
- Buat Kuah Kental: Saring bumbu sisa ungkepan (opsional, agar kuah halus). Masukkan larutan tepung beras dan terigu ke dalam air bumbu. Masak sambil terus diaduk hingga kuah meletup-letup, kental, dan matang (tidak bau tepung). Koreksi rasa dengan garam/kaldu bubuk.
- Bakar Sate: Tusuk daging. Panggang sate di atas bara api atau pan antilengket yang dioles minyak/margarin sebentar saja (hingga kecoklatan/aroma smoky keluar).
- Penyajian: Tata ketupat di piring, letakkan sate, siram dengan kuah kental panas. Taburi bawang goreng.
Leave A Comment