Ikan pais atau Pendap Khas Bengkulu adalah makanan yang terkenal dengan cita rasa pedas dan gurih. Pendap dibuat dari parutan kelapa, rempah-rempah, dan ikan laut yang dimasak dalam bungkusan daun talas dan daun pisang. Berbagai jenis ikan digunakan untuk membuat pendap, seperti ikan kakap, kembung, terusan, dan gemuru. Pendap dimasak dengan proses yang memakan waktu sekitar delapan jam untuk menghasilkan rasa yang khas dan lezat.
Pendap memiliki kemiripan dengan pepes ikan, terutama dalam metode pembuatannya. Perbedaannya terletak pada bahan-bahan yang digunakan serta jenis pembungkusnya. Pendap dibungkus menggunakan daun talas dan diikat dengan tali rafia.
Sejarah dan Asal Usul Pendap Khas Bengkulu
Pandap atau batutuk adalah makanan tradisional khas Krui, Lampung Barat, dan Bengkulu yang telah ada sejak zaman nenek moyang. Pendap juga pernah menjadi inspirasi sebuah lagu dalam album lagu daerah Bengkulu yang dirilis pada era 1990-an. Berdasarkan berbagai sumber, pendap merupakan makanan favorit Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.
Selama masa pengasingannya di Kota Bengkulu dari tahun 1938 hingga 1942, hidangan tradisional ini sudah dikenal luas. Selain itu, makanan khas ini juga menjadi favorit mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Tak kalah menarik, Top Chef Indonesia, Farah Quinn, pun pernah mencicipi langsung kelezatan pendap ini.
Bahan-bahan Utama:
- 4-5 ekor ikan kembung/denis/kakap
- 200-300 gr kelapa parut kasar (bisa disangrai sebentar)
- 15-20 lembar daun talas/keladi (pucuk muda)
- Daun pisang untuk membungkus luar
- Tali kasur/tali bambu
- Air kelapa untuk merebus (opsional, agar lebih gurih).
Bumbu Halus:
- 15-20 siung bawang merah
- 7-10 siung bawang putih
- 10-15 buah cabai merah keriting
- 5-10 buah cabai rawit (sesuai selera)
- 5 butir kemiri, sangrai
- 3 cm jahe & 3 cm kunyit
- 3 cm lengkuas muda
- 1 sdm ketumbar
- Garam, gula, dan penyedap rasa secukupnya
Cara Membuat:
- Persiapan Ikan & Bumbu: Cuci bersih ikan, baluri dengan sedikit garam dan air jeruk nipis. Haluskan semua bumbu, campurkan dengan kelapa parut hingga rata.
- Membungkus: Ambil 3-4 lembar daun talas. Tata sebagian bumbu kelapa, letakkan ikan, lalu tutup atasnya dengan bumbu kelapa lagi.
- Pelapisan: Bungkus ikan rapat-rapat dengan daun talas. Lapisi lagi dengan daun pisang dan ikat kencang dengan tali agar bumbu tidak keluar.
- Memasak: Susun pendap di dandang/presto. Tambahkan daun salam dan serai. Rebus dengan api kecil selama 6-8 jam (atau 1.5 – 2 jam jika menggunakan presto) hingga bumbu meresap dan duri lunak.
- Finishing: Angkat dan tiriskan. Bisa dipanggang sebentar di atas teflon agar aroma lebih keluar dan daun kering.
Untuk hasil terbaik, pastikan daun talas benar-benar muda agar tidak gatal dan ikatlah dengan kencang.
Leave A Comment